Jumat, 10 September 2021

Bupati Sintang Hadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ XXIX Tingkat Provinsi

31 Maret 2021

FOTO: Bupati Sintang Hadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ XXIX tingkat Provinsi

 

SINTANG, DN – Bupati Sintang, Jarot Winarno, memimpin rapat dalam rangka asistensi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 di Kabupaten Sintang, bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalbar selaku panitia pelaksana provinsi, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa, 30 Maret 2021 malam.

Pada rapat tersebut, Bupati di damping Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto. Hadir juga pada rapat tersebut, Ketua Umum LPTQ  Provinsi Kalbar Andi Musa beserta jajaran pengurusnya, Staf Biro Kesra Pemprov Kalbar, Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Kabupaten Sintang, Anuar Akhmad, Ketua LPTQ Kabupaten Sintang Rasyid, Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy. Yasser Arafat, ormas Islam yang ada di Kabupaten Sintang dan pihak terkait lainnya.

Pada kesempatan itu, Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy. Yasser Arafat menjelaskan, panitia pelaksana kabupaten sejauh ini sudah mulai melakukan persiapan-persiapan seperti sudah menerima SK Panitia dari Provinsi Kalbar, sudah menindaklanjuti dengan menerbitkan SK Bupati tentang Panitia Pelaksana MTQ Tingkat Provinsi Kalbar, sudah menyusun proposol kebutuhan anggaran MTQ, sudah membuat Draf Logo MTQ tingkat provinsi, sudah menyusun uraian tugas dan konsolidasi Panitia MTQ tingkat provinsi, dan sudah membuat usulan tentatif tempat-tempat penyelenggaraan lomba dan non lomba MTQ tingkat provinsi.

“untuk di struktur kepanitiaan kami sudah menyusun untuk di tingkat kabupaten, akan kami breakdown lagi lebih detail dan teknis. Kami sudah memyusun, untuk ketua umum yaitu bapak bupati sintang, ketua harian ibu sekda, ada lima ketua dimana masing-masing ketua akan membidangi beberapa seksi, cukup banyak seksi yang sudah kami siapkan  sesuai sk bapak gubernur,” terangnya.

Yasser menjelaskan, untuk tema & logo MTQ juga sudah di buat, tapi masih bersifat tentatif. Untuk tema utama yang sudah di susun yakni aktualisasi nilai-nilai universal al-qur’an dalam bingkai kehidupan yang religius, rukun dan damai menuju Kalimantan Barat yang maju dan inovatif.

“tema ini kami adopsi dari dua, yaitu visi misi bapak bupati 2016-2021 yang kemudian dilanjutkan 2021-2026, yakni masyarakat kabupaten sintang yang religius. Kemudian juga mengadopsi visi dan misi bapak gubernur kalbar yang juga menjadi tema ulang tahun provinsi kalbar yang ke-64 tahun 2021 adalah kalbar yang maju dan innovatif, namun sekali lagi tema ini masih tentatif tentu nanti akan kita matangkan kembali sesuai arahan-arahan dari LPTQ kalbar,” terangnya.

Yasser menyampaikan untuk anggaran yang sudah di ajukan memlalui Biro Kesra Pemprov Kalbar sebesar Rp. 6.970.000. 000,00,- (enam miliyar sembilas ratus tujuh puluh juta rupiah). Untuk cabang lomba yang sudah di susun saat ini yakni 27 cabang, sementara untuk non lomba itu ada 7.

“skenario pelaksanaan mtq pelaksanaan kegiatan itu ada dau yaitu masih dalam kondisi pandemi covid-19 kegiatan lomba secara virtual dan faktual. Dan apabila pelaksanaan kegiatan telah berakhirnya pandemi covid-19 makan kegiatan lomba secara faktual,” tegasnya.

“tempat-tempat penyelenggaraan mtq tingkat provinsi kalbar stadion baning sebagai venue utama, gedung seni, gor apang semangai, gedung padepokan, gedung cadika, rumah adat melayu, aula mts, aula man, gedung pgri, masjid an-nur, gedung pancasila, masjid al-amin. Dan tempat tinggal para kafilah dari kabupaten/kota selama pelaksanaan mtq nanti juga sudah beberapa tempat kita survei untuk dipersiapkan,” tambahnya.

Bupati Sintang, Jarot Winarno, menjelaskan secara kesiapan pelaksanan dan fasilitas-fasilitas untuk pelaksana dan lainnya, Kabupaten Sintang siap melaksanakan atau menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-XXIX Provinsi Kalbar tahun 2021.

“Alhamdulillah tadi dari biro kesra sudah menyampaikan ke saya kabar bagus terkait anggaran pelaksanaan, yaitu 5 miliyar rupiah, mudah-mudah tidak ada perubahan, bahkan kalau bisa di tambah,” teranngnya.

Jarot menyampaikan yang menjadi kendala nantinya pada pelaksaannya apakah bisa secara virtual dan faktual pada bulan November mendatang, mengingat saat ini masih di hadapkan pada pandemi covid-19.

“diperkirakan program vaksinasi tuntas pada bulan juni, atau paling lambatpun juli, karena hampir pada juni atau juli seluruh masyarakat Indonesia sudah mendapatkan vaksin, karena itu nanti akan terlihat pada penurunan kasus yang terjadi. Kita berharap jugalah pelaksanaannya nanti sudah boleh tatap muka, tapi tentunya kemanusiaan adalah hukum tertinggi, sehingga protokol kesehatan harus tetap kita laksanakan supaya lancar semuanyalah, karena dari 14 kabupaten/kota datang ke sintang nanti, jadi mudah-mudahan semuanya berlangsung dengan lancar,” tegasnya.(LL)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x