Jumat, 10 September 2021

Gelombang Ketiga Covid-19 Muncul Varian Baru

19 April 2021

FOTO: Bupati Sintang Jarot Winarno

 

SINTANG, DN – Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan kasus konfimasi covid-19 di Sintang saat ini sudah memasuki gelombang ketiga. Selain penambahan kasus cetak rekor tertinggi, pada gelombang ketiga ini juga muncul varian baru yang lebih ganas.

Gelombang ketiga ini diketahui berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi.Selain itu, kasus corona juga termasuk kategori ganas. Saking ganasnya, seorang pemuda tanpa riwayat penyakit penyerta meninggal dunia akibat terpapar virus corona.

“Kasus kita disintang sekarang udah beda. Kebanyakan pasien positif ratenya tinggi, kasus yang meninggal pun sudah banyak, strain sekarang beda, dulu OTG sekarang ganas. Bulan April ini varian ganas. Beda dengan yang dulu, bulan ini meninggal ada yang muda, umurnya 32 dan tidak ada penyakit penyerta,” ujar Jarot, Senin 19 April 2021.

Atas kejadian tersebut, Jarot meminta Satuan Tugas Penanganan Covid-19 lebih masif lagi memberikan edukasi kepada masyarakat. Sebab, Jarot merasa tingkat kewaspadaan masyarakat kini rendah tentang resiko terpapar corona. Mereka berfikir, sudah ada program vaksinasi.

“Tolong masyarakat kita diedukasi, sehingga persepsi mereka tentang resiko terkena corona menjadi tinggi lagi. Sekarang sudah rendah dah. Sekarang masyarakat kita berfikir begini, Tak apa bah kena corona paling 10 hari isolasi mandiri dah sehat lagi. Malah dapat antibody. Daripada nunggu vaksinasi lama’, kadang mereka berpikir begitu,” ungkap Jarot.

Padahal, kata Jarot imunitas kelompok yang diharapkan dengan program vaksinasi corona akan sangat lama. Vaksinasi tidak akan tuntas pada bulan Juli.

“Sementara orang yang sudah divaksin pun, staf saya satu, masih bisa positif, karena tingkat efikasinya hanya 60 persen. Vaksinasi itu termasuk mengurangi resiko terpapar corona, apalagi terjadi imunitas kelompok, tetapi tidak bisa diandalkan hanya satu-satunya itu. Yang terpenting protokol kesehatan 5 M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” tukasnya.(LL)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x