Jumat, 30 Juli 2021

Kabupaten Sintang Resmi Terpilih Menjadi Ketua Umum LTKL  Periode 2021-2024

5 Juli 2021

FOTO: Wabup Sintang mengikuti Rapat Umum Anggota LKTL Tahun 2021 secara virtual

SINTANG, DN – Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) baru saja selesai melaksanakan Rapat Umum Anggota (RUA) Tahun 2021 secara virtual pada Senin, 5 Juli 2021.

Pada Rapat Umum LTKL juga berunding untuk keputusan penting yaitu pemilihan kepengurusan periode 2021-2024. Melalui pemilihan ketua umum yang berlangsung tertutup, disepakati bahwa Kabupaten Sintang resmi terpilih menjadi Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari periode 2021-2024.

RUA dilaksanakan setelah kepengurusan LKTL periode 2017-2021 berakhir. Pada kepengurusan LKTL periode 2017-2021, Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari periode 2017-2021 adalah Dodi Reza Alex Noerdin, Lic.Econ yang juga Bupati Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Sedangkan Bupati Sintang  Jarot Winarno menempati posisi sebagai Bendahara Umum LKTL. Dan Sekretaris Jenderal LKTL dipegang oleh Bupati Siak Provinsi Riau Alfedri.

Wakil Bupati Sintang Sudiyanto yang mengikuti Rapat Umum Anggota LKTL Tahun 2021 menyampaikan  bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh kabupaten anggota LTKL yang sudah memberikan kepercayaan kepada Pemkab Sintang sebagai  Ketua Umum LTKL.

“kita Kabupaten Sintang sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. Mayoritas anggota LKLT ternyata memilih kita sebagai ketua umum LKTL periode 2021-2024. Kita siap dan dengan senang hati menerima kepercayaan ini,” tegasnya.

Sudiyanto menjelaskan dengan terpilihnya Kabupaten Sintang sebagai Ketua Umum LKTL, ia berharapkan kerja sama dan dukungan dari seluruh angguta dan tim di Sekretariat LTKL untuk mewujudkan Kabupaten Lestari di semua anggota.

“seluruh anggota dan tim Seluruh anggota LKTL bisa mendukung kepempimpinan Kabupaten Sintang di LKTL ini. Supaya program dan rencana kerja LKTL bisa dijalankan dan semua anggota merasakan manfaat dari LKTL ini,” terangnya.

Sudiyanto berpesan untuk seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Sintang harus bersinergi dalam mendukung Bapak Bupati Sintang selaku Ketua Umum LTKL dalam mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Ia berharap pembangunan yang di lakukan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat namun lingkungan tetap terjaga.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menyampaikan bahwa ada 10 pihak yang memiliki suara dalam pemilihan kepengurusan LKTL periode 2021-2024.

“dari 10 pemilik suara tersebut, ada 7 pemilik suara yang memilih Kabupaten Sintang sebagai Ketua Umum  Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) periode 2021 sampai 2024,” tegasnya.

Kartiyus mengucapkan terimakasih atas dukungan kabupaten anggota LTKL sehingga Kabupaten Sintang terpilih sebagai Ketua Umum LKTL periode 2021-2024. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Wakil Bupati Sintang yang sudah bersedia mengikuti Rapat Umum Anggota ini sampai selesai secara virtual di Command Center Kantor Bupati Sintang.

Dengan terpilihnya Bupati Kabupaten Sintang Jarot Winarno sebagai Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) periode 2021-2024. Dengan demikian, kepimpinan Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin sebagai Ketua Umum LKTL berakhir dan digantikan oleh Bupati Kabupaten Sintang Jarot Winarno hingga 2024 mendatang.

Lingkar Temu Kabupaten Lestari merupakan asosiasi pemerintah kabupaten untuk mewujudkan pembangunan yang menjaga lingkungan dan menyejahterakan masyarakat sesuai agenda nasional melalui gotong royong multipihak. Anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL)  berjumlah 9 kabupaten yang ada di 6 provinsi di Indonesia. Selain memilih pengurus LTKL periode 2021-2024, Rapat Umum Anggota LKTL juga  mengangkat APKASI sebagai Dewan Pengawas LTKL. Selain itu, agenda RUA LKTL Tahun 2021 adalah melakukan deklarasi komitmen kabupaten anggota LTKL fase 2 (dua) terkait target capaian anggota LTKL dan model pemantauan kemajuan kabupaten anggota melalui pendekatan lima pilar, memutuskan program strategis LTKL jangka pendek, menengah dan panjang baik dari sisi program hingga strategi komunikasi. Mengevaluasi pelaksanaan program periode 2017–2020 dan peluncuran beberapa produk hasil capaian kabupaten sebagai kabupaten anggota LTKL. Meningkatkan terpaan maupun eksposur untuk narasi produk lokal lestari serta transaksi penjualan dari produk UMKM melalui UMKM Fair dan memperluas jejaring baik dari sisi pemerintah kabupaten, mitra pembangunan, swasta hingga UMKM.(LL)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x