Selasa, 19 Oktober 2021

Launching Perdana Desa BERSINAR di Desa Sepulut

26 Juni 2021

FOTO: Yosepha Hasnah menghadiri sekaligus membuka kegiatan pencanangan/launching perdana Desa Bersih Narkoba (BERSINAR)

 

SINTANG, DN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, mengatakan bahwa Desa Bersinar (Bersih Narkoba) merupakan salah satu strategi pencegahan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan pencanangan/launching perdana Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) yang dilaksanakan di lapangan sepakbola, Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Launching Desa Bersih Narkoba (Bersinar) ditandai dengan pengalungan syal kepada Duta Anti Narkoba Desa Sepulut tahun 2021 dan menyematkan pin kepada para relawan dan penggiat anti narkoba oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang.

Yosepha menjelaskan setiap tanggal 26 Juni adalah hari keprihatinan seluruh dunia sebagai upaya dunia memerangi penyalahgunaan narkoba.

“tentunya dengan peringatan tersebut, dibutuhkan gerakan yang masif serta kepedulian dari segala unsur masyarakat, termasuk masyarakat yang ada di desa untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkotika,” terangnya.

Yosepha Hasnah menyampaikan bahwa Desa Bersinar adalah desa yang melaksanakan program-program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) secara mandiri, baik itu kegiatan pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi. Juga ada beberapa indikator yang perlu diperhatikan dalam mencapai keberhasilan program Desa Bersinar.

“pertama kegiatan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) harus terlaksana secara mandiri di masing-masing desa, kedua masyarakat desa paham akan bahaya akibat narkoba dan mampu menangkalnya, ketiga teralokasi dana yang bersumber dari APBD, ADD, CSR atau sumber lain yang tidak mengikat untuk program P4GN di Tingkat Desa, keempat adanya dukungan Polindes dalam rangka rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika, kelima yakni membentuk relawan dan penggiat anti narkoba di Desa, keenam menurunnya tingkat kerawanan penyalahgunaan dan kejahatan narkotika di desa, dan yang ketujuh ialah terciptanya peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan pemberantasan narkoba dan rehabilitasi,” tegasnya.

Yosepha menambahkan dalam upaya memerangi peredaran narkotika dan penyalahgunaan narkoba haruslah menyeluruh dan masyarakan jug harus terus memberikan masukan yang positif kepada seluruh komponen bangsa terkait penyalahgunaan narkoba.

“perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika tidak boleh dilakukan secara setengah-setengah, harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa baik instansi Pemerintah, maupun komponen masyarakat desa yang saat ini dijadikan Desa Bersinar. Masyarakat desa juga harus gelorakan semangat untuk menyadarkan komponen bangsa dalam membangun solidaritas,” ungkapnya.

Sekda berpesan agar para kepala Desa dan para Camat yang desanya telah ditetapkan sebagai Desa Bersinar untuk dapat segera menetapkan & membentuk tim Pokja, agen pemulihan, menyusun anggaran P4GN di Desa masing-masing, kemudian untuk para Camat segera bentuk regulasi, tim terpadu tingkat Kecamatan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang, Agus Akhmadin menyampaikan bahwa launching Desa Bersinar ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya di Sintang.

“program Desa Bersinar ini sebenarnya sudah ditentukan sejak 2 tahun yang lalu, namun ada beberapa kendala, maka di tahun 2021 inilah baru bisa terlaksana untuk launching Desa Bersinar ini,” tegasnya.

Agus Akhmadin menjelaskan maksud dari Desa Bersinar serta tujuan dan sasarannya, selain kegiatan pencanangan Desa Bersinar ada juga kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2021 yang dilaksanakan di Simpang Tugu Adipura Sintang (Simpang 5), kemudian melakukan pemasangan poster, sticker, pemasangan baliho dibeberapa lokasi di Sintang, serta telah melakukan tes urine terhadap karyawan dan di tempat-tempat hiburan malam.

“jadi Desa bersinar ini adalah desa yang melaksanakan program-program P4GN secara mandiri, yang melakukan kegiatan pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi terhadap narkoba, selain itu juga untuk menerapkan menyukseskan agar desa menjadi Desa Bersinar, dibentuk juga relawan dan penggiat anti narkoba. Untuk pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2021, kami sudah melakukan sosialisasi P4GN,” terangnya.(LL)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x