Jumat, 10 September 2021

Pemkab Sintang Teken MOU Dengan PT Pegadaian

13 Juli 2021

FOTO: Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang menandatangani Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kab. Sintang dengan PT. Pegadaian (Persero)

 

SINTANG, DN – Bupati Sintang yang diwakili oleh Syarief Yasser Arafat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang menandatangani Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kab. Sintang dengan PT. Pegadaian (Persero) Wilayah Kalimantan Barat, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa, 13 Juli 2021.

Pegadaian (Persero) Wilayah Kalimantan Barat oleh Deputi Bisnis Area Kalimantan Barat, PT. Pegadaian (Persero), Mukhlis Masriyadi. Turut hadir Pimpinan PT. Pegadaian (Persero) Cabang Sintang dan sejumlah unsur OPD di Lingkungan Pemkab Sintang.

Syarief Yasser Arafat mengatakan Pemkab Sintang sangat menyambut baik dan apresiasi dengan adanya penandatangan nota kesepakatan bersama atau MoU ini. Terlebih seperti yang di sampaiakan oleh Deputi Bisnis Area Kalimantan Barat, PT. Pegadaian (Persero), bahwa pegadaian saat ini bukan hanya sekedar tempat menggadaikan barang lalu dapat uang, tapi bisa juga untuk tempat berinvestasi berupa tabungan emas.

“Terus terang saya juga baru tau sekarang pak, rupanya pegadaian ini bukan hanya tempat gadaikan barang lalu dapat uang, rupanya bisa juga kita berinvestasi. Ini tentunya menarik bagi kami pak, khususnya asn, tentunya ini sesuatu yang sangat positif,” ujarnya.

“Karena mengapa, pandemi covid-19 yang kita nda tau kapan berakhir ini, bukan hanya berdampak terhadap masyarakat secara keseluruhan,  kami ASN juga terdampak. Memang betul asn setiap bulan menerima gajih secara rutin, tapi dampak pandemi tidak hanya sekedar itu saja, namun harga barang-barang naik, proses penganggaran kita di kabupaten juga mengalami kendala karena refocusing anggaran dan segala macam, tentunya ini dampak dari pandemi semuanya,” tambahnya.

Yasser menyampaikan adanya produk yang di tawarkan pegadaian melalui MoU ini bisa di manfaatkan oleh ASN yang ada di Lingkungan Pemkab Sintang untuk berinvestasi, terlebih juga pegawai ASN itu rata-rata konsumtifnya tinggi, misal begitau terima gajian terkadang langsung habis, tidak pernah berpikir untuk berinvestasi dan sebagaianya.

“Saya pikir ini sebuah hal yang sangat positif bagi kami, khususnya asn di lingkungan pemkab sintang, dengan adanya penantangan MoU kerjasama ini, mungkin nanti  juga akan di tindak lanjuti dengan perjanjian kerjasama dengan opd-opd, sehingga para pegawai asn bisa tau bahwa pengadaian ini bisa untuk berinvestasi, karena sering terjadi juga asn itu terjebak dalam investasi bodong. Nah, ini investasi resmi oleh BUMN milik pemerintah, mengapa tidak kita manfaatkan melalui investasi yang sudah jelas. Sehingga asn nantinya ada untuk investasi masa depan,” tegasnya.

Deputi Bisnis Area Kalimantan Barat, PT. Pegadaian (Persero) Wilayah Kalbar, Mukhlis Masriyadi mengatakan tujuan dari penandatangan nota kesepakatan bersama ini yakni terkait investasi emas, dimana pengadaian saat ini memiliki produk investasi murah, mudah dan aman. Sehingga melalui MoU ini, pihaknya memberikan fasilitasi, edukasi, pemahaman literasi, khususnya bagi ASN di lingkungan Pemkab Sintang, bahwa berinvestasi itu penting.

“Karena kita ini kan setelah terima gajih, kemudian beli sesuatu dan sebagainya tanpa memikirkanya yang namanya investasi. Jadi kami mengajak teman-teman ASN ini bisa menyisihkan sebagian penghasilannya untuk berinvestasi. Kami tidak mewajibkan ASN itu harus jadi nasabah Pegadaian, tidak, tapi kami memfasilitasi bagaimana teman-teman ASN bisa berinvestasi secara murah, mudah dan aman,” ujarnya.

Mukhlis menjelaskan bahwa selama ini mungkin pengadaian hanya di ketahui sebagai tempat untuk menggadaikan barang-barang saja, namun saat ini pegadaian sudah memilik produk baru berupa investasi emas yang bisa di manfaatkan oleh masyarakat.

“Tadinya masyarakat mungkin hanya memahami pegadaian itu berkaitan dengan gadai menggadai saja, ada barang datang ke pegadaian dapat uang. Kami sekarang mempunyai produk yang bisa menjadikan bapak/ibu untuk melakukan investasi secara murah, mudah dan aman, mungkin sudah mendengar tabungan emas,” terangnya.

Mukhlis menyampaikam tabungan emas ini sistemnya hampir sama dengan tabungan biasa yang ada di bank, tapi tabungan emas yang ada di pengadaian ini saldonya berkaitan konversi menjadi saldo geram emas.

“Investasi itu penting baik untuk anak-anak sekolah di masa depan, maupun kebutuhan-kebutuhan yang direncakan dikemudian hari, karena kalau kita tidak memikirkan dari sekarang, maka kita akan kewalahan. Dengan adanya MoU ini paling tidak di tindak lanjuti dengan perjanjian kerjasama (PKS) bersama kepala OPD yang ada di lingkungan Pemkab Sintang,” tegasnya.(LL)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x