Jumat, 10 September 2021

Wabup Sintang Buka Pelatihan Pembudidayaan Tanaman Kakao

15 Maret 2021

FOTO: Wakil Bupati Sintang Sudiyanto

 

SINTANG, DN – Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto membuka secara resmi kegiatan pelatihan pembudidayaan tanaman kakao bagi Komunitas Petani Milenial Sintang (KOMPAS), dilaksanakan di Taman Edukasi Komunitas Petani Milenial Sintang yang terletak di Jalan Sintang-Pontianak, Desa Kunyai, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, pada Senin, 15 maret 2021.

Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang, Ny. Maria Magdalena, menerima secara simbolis tanaman kakao, dan kemudian Wakil Bupati Sintang melakukan penanaman perdana tanaman kakao yang dilakukan di Taman Edukasi KOMPAS.

Sudiyanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembudidayaan tanaman kakao ini. “kehidupan kita lebih banyak mengandalkan pasokan dari sektor pertanian, seperti buah-buahan, sayuran dan lain-lain, termasuk kakao ini, menjadi suatu rule model untuk kedepannya, karena selama ini kita terpaku kepada komoditas karet dan sawit, dengan adanya budidaya kakao ini paling tidak kita punya alternatif selain komoditi karet dan sawit,” tegasnya.

Sudiyanto manjaleskan bahwa dengan adanya budidaya Kakao ini bisa membuka peluang pekerjaan di sektor pertanian. Ia meminta agar seluruh pemangku kepentingan selalu bekerjasama dengan melibatkan berbagai pihak, baik itu dari Pemerintah, NGO, maupun teman-teman yang memiliki perhatian khusus di sektor pertanian, dengan harapan bisa membangun Kabupaten Sintang yang lebih baik kedepannya.

“saat ini kita ketahui, ketersediaan lapangan pekerjaan itu sangat kecil, dari sisi lain sebenarnya kita bisa bekerja mandiri, seperti menjadi petani, jangan malu jadi petani, petani itu bisa kaya, bisa sukses, sudah banyak contohnya, salahsatunya petani yang ada diwilayah Temawang Muntai, yang terpenting kita punya niat ingin maju, dan ingin ada perubahan di diri kita sendiri tentu yang paling penting adalah kita selalu berkolaborasi, bekerjasama,” terangnya.

Sudiyanto menyampaikan untuk seluruh peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan pembudidayaan kakao ini dapat belajar dengan serius dan tekun.

“ikuti dengan serius, belajar dengan tekun, ini kita bicara soal pengalaman, bukan bicara sisi keuangan, karena bagaimanapun pengalaman tidak akan ditinggalkan sampai kapanpun, senantiasa bekerjasama, kemudian selalu berinovasi, memiliki jiwa semangat kewirausahaan, jangan tunggu generasi yang akan datang, mulailah dari kita sendiri, karena inilah investasi kita untuk dimasa yang akan datang dengan membawa perubahan,” tegasnya.

Zulkarnaen menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang sanghat cocok untuk budidaya kakao jika di perhatikan secara topografi dan produksi pabrik kakao sangat tinggi.

“Kita ketahui kapasitas produksi pabrik kakao itu sendiri sangat tinggi yakni 8000 metrik ton/tahun, sedangkan produksi kita itu dibawah 2000 metrik ton/tahun, sehingga sangat berpeluang bagi kita untuk membudidayakan kakao ini,” terangnya.

“saya sangat senang bisa mengembangkan budidaya kakao ini, karena bisa untuk memenuhi ketahanan pangan nasional bahkan ketahanan pangan dunia,” tambahnya.(LL)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x