Selasa, 19 Oktober 2021

Wabup Sintang Hadiri Misa di Langkau Kita

18 Juni 2021

FOTO: Bupati Sintang hadiri misa di langkau kita

 

SINTANG, DN – Wakil Bupati Sintang Sudiyanto mengikuti misa bagi aparatur sipi negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, anggota TNI, Polri, Pegawai Swasta, Pegawai Perbankan dan Pegawai lembaga keuangan yang beragama Katolik di Langkau Kita Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, pada Jumat, 18 Juni 2021.

Wakil Bupati Sintang menyampaikan bahwa pemberian nama rumah dinas Wakil Bupati Sintang dengan Langkau Kita dengan maksud bahwa rumah ini rumah kita bersama yang bisa dimanfaatkan siapa saja untuk melaksanakan kegiatan.

“kalau mau menggunakan Langkau Kita untuk pertemuan silakan saja, gratis. Saya juga mau memanfaatkan lahan di sekitar Langkau Kita ini untuk menanam sayur-sayuran. Saya ingin konsep seluas-luasnya lahan, tetapi luas pikiran lebh penting. Saya juga bermaksud melakukan edukasi kepada siapa saja yang berkunjung ke Langkau Kita, agar bisa memanfaatkan lahan sekecil mungkin untuk bercocok tanam. Apalagi kalau punya lahan yang luas,” tegasnya.

Sudiyanto menjelaskan kepada para pegawai agar senantiasa bekerja dengan baik dan menunjukan kualitas diri saat bekerja, jangan mengandalkan pendekatan tetapi tunjukan cara dan kualitas kerja yang baik. Teruslah menambah wawasan dan kuasai teknologi informasi.

“disaat pandemi ini juga, saya tahu ASN banyak mengalami kesulitan. Jangan sampai frustasi menghadapi kondisi ini. Justru jangan sampai ASN berdiam diri. Ayo tanam sayuran, pelihara ikan di pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan dan mengurangi beban belanja rumah tangga. Yang punya lahan di kampung, jangan ragu untuk menanam beberapa komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti sawit, petai, jengkol  dan yang lainnya,” terangnya.

Menurut Sudianto pasa masa pandemi seperti ini kita harus kreatif, yang ada lahan bisa menanam komoditas yang bernilai tinggi walau hasilnya tidak harus di nikmati besok lusa tetapi untuk investasi yang 5 sampai 6 tahun baru bisa di nikmati hasilnya.

“jangan hanya mengandalkan gaji yang kebanyakan sudah ambil kredit. Sementara kebutuhan rumah tangga semakin tinggi seperti biaya makan  minum dan biaya sekolah. Mau tidak mau kita harus kreatif. Saya yakin biaya sekolah anak semakin mahal, sementara gaji tidak seberapa yang penggunaanya sudah ada untuk sehari-hari,’ sambungnya.(LL)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x