Kamis, 5 Mei 2022

Masih Banyak Pekerjaan Rumah Pemkab Sintang dalam Menagani Infrastruktur

26 April 2022

Hikman Sudirman

SINTANG, DN – Infrastruktur merupakan roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur tersebut dapat berupa fasilitas teknis, fisik, sistem, ataupun perangkat keras dan perangkat lunak.

Semua ini hanya semata-mata memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung jaringan struktur agar pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Akan tetapi, dalam membangun infrastruktur di Kabupaten Sintang dalam masa pandemi Covid-19 tidaklah mudah.Hal ini karena berbagai faktor, salah satunya minimnya anggaran.

“Membangun infrastruktur Kabupaten Sintang yang meliputi 14 Kecamatan tak semudah membalik telapak tangan,” kata Ketua Komisi B DPRD Sintang, Hikman Sudirman.

Pernyataan tersebut dikatakan Sudir menyusul masih banyaknya pekerjaan rumah bagi pemerintah Sintang untuk membangun infrastruktur yang layak bagi masyarakat.

“Jalan dan jembatan saja, yang kita anggap enak untuk dikerjakan ternyata tidak mudah, Sebab membutuhkan dana yang sangat besar. Kalau melihat kemampuan APBD kita, saat ini memang tidak mencukupi untuk menangani kondisi infrastruktur, apalagi dimasa pandemi Covid-19 seperti pada saat ini,” ungkap Sudir.

Menurut Sudir, langkah Bupati Sintang Jarot Winarno melalui nawacitanya membangun dari daerah pinggiran itu sudah tepat.

“Sebelum sakit, Bupati kita ini rajin turun ke daerah-daerah pelosok.Jadi saya rasa beliau sudah memahamilah, mana kondisi jalan dan jembatan yang mesti masuk skala prioritas pembangunan,” kata Sudir.

Sebagai lembaga keterwakilan masyarat, DPRD Sintang hanya mampu mendorong dari sisi penganggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, baik di kawasan pedalaman maupun pusat pemerintahan.

“Intinya kita sesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah kita,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengakui masih banyaknya jalan, jembatan, pendidikan dan kesehatan yang masih menjadi persoalan yang belum dapat diatasi secara merata.

“Kita sudah bekerjasama dan bekerja keras untuk menangani permasalahan kegawatdaruratan infrastruktur di daerah kita, masalahnya ya lagi-lagi pada pendanaan,” katanya.

Bupati Sintang menegaskan bahwa Pemerintah Pusat telah konsen untuk pembangunan infrastruktur.Hal tersebut dapat dilihat dari adanya pembangunan jalan paralel di perbatasan.

“Artinya, Bapak Presiden kita berkomitmen membangun dari pinggiran,” pungkasnya.(*)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x