Rabu, 1 Februari 2023

Minta Bangunan SDN 2 Jadi Atensi Pemda Sintang

1 Desember 2022

Anggota DPRD Sintang, Welbertus saat mengunjungi SDN 2 Sintang

 

SINTANG, DN – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang Kota, Kabupaten Sintang dinilai luput dari perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Sintang.

Bagaimana tidak, bangunan sekolah yang sudah berdiri sejak tahun 1948 ini dan berada di pusat kota Kabupaten Sintang, kondisinya sangat memprihatinkan. Bangunan fisiknya masih menggunakan bahan dari kayu, terlebih sudah ada beberapa bagian yang rapuh.

Perihal tersebut disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus kepada sejumlah awak media usai meninjau bangunan sekolah tersebut, Kamis 1 Desember 2022.

“Kalau kita lihat dari fisik bangunan masih mengunakan kayu, kondisinya sungguh miris, seperti ruang perpustakaan, tiang penyangga sudah putus dan ada juga beberapa tiang penyangga bangunan sekolah yang sudah hampir putus,” ungkap Welbertus.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini menyayangkan, kenapa ada sekolah yang berada di jantung kota tapi kondisinya seperti itu. Seharusnya keadaan seperti ini tak luput dari pandangan Pemda Sintang, tapi ini malah sebaliknya.

“Sekolah yang berada di jantung kota seharusnya dapat menggambarkan kemajuan pendidikan di suatu daerah, tapi kenyataannya malah sebaliknya. Untuk itu, kita meminta kepada Pemda Sintang agar dapat memperhatikan kondisi fisik SDN 2 ini,” harapnya.

Selain itu, Welbertus berpendapat, bahwa seharusnya SDN 2 ini dapat melihatkan perkembangan dari sisi bangunan sekolah, sebab konsistensinya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Senentang tak perlu diragukan lagi. Hal itu dikarenakan sudah 74 tahun berdiri.

“Bayangkan saja dari tahun 1948 berdiri, berarti sudah 74 tahun. Otomatis dalam rentang waktu tersebut, pasti sudah banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang hebat dicetak dari sekolahan ini. Seharusnya sisi bangunan juga sudah maju. Tapi kenyataannya tidak seperti itu,” ucapnya.

Bisa jadi juga kata Welbertus, SDN 2 ini jadi satu-satunya sekolah yang¬† usianya sudah cukup lama di Kabupaten Sintang yang masih mengunakan bangunan kayu. “Coba kita lihat sekarang sekolah-sekolah lain yang usianya lebih muda. Bangunannya sudah permanen, berbanding terbalik dengan kondisi sekolah di sini,” jelasnya.

Oleh karena itu, dengan tegas Welbertus meminta agar kondisi SDN 02 ini jadi atensi Pemda Sintang agar dapat segera diperbaiki bangunannya.

“Pastinya kita akan dorong Pemda Sintang untuk lakukan rehab atau perbaikan, bahkan kalau bisa dibangun ulang bangunan sekolah ini. Kalau memang Pemda tidak bisa karena anggaran terbatas, segera lakukan koordinasi ke pemprov Kalbar atau pusat untuk dimintai bantuan,” tukasnya. (dil)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x