Rabu, 1 Februari 2023

Pengembangan Destinasi Wisata Bukit Kelam Terbentur Aturan

14 Desember 2022

Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny

 

SINTANG, DN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengatakan, bahwa terjadi dilema untuk mengembangkan wisata Bukit Kelam dan Hutan Wisata Baning.

Bukan tak beralasan, mengingat dua destinasi wisata tersebut masih dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Jadi dua destinasi itukan masuk dalam kawasan konservasi yang dikelola oleh BKSDA. Makanya kita dilema juga, karena sudah ada aturan pengelolaannya,” ujar Florensius Ronny kepada sejumlah wartawan belum lama ini.

Memang diakui Florensius Ronny, Pemerintah Daerah (Pemda) Sintang miliki wewenang juga, tapi terbatas. Dalam artian sudah ada aturan berlaku yang telah ditetapkan dan tak bisa dilanggar.

“Ada proses administratif di kabupaten, tapi wewenangnya tetap ke pemerintah pusat sehingga pengelolaan yang dilakukan Pemda Sintang itu dibatasi oleh aturan-aturan yang berlaku,” terang Florensius Ronny.

Maka dari itu, kata Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini, persoalan tersebutlah yang menjadi kendala untuk mengembangkan sektor wisata di dua destinasi tersebut.

“Kita tidak bisa atau tidak boleh melewati batas yang telah ditetapkan. Sebab aturannya sudah jelas, makanya ini yang menjadi kendala,” terang politisi muda ini.

Untuk itu, ia berharap ke depan ada solusinya untuk persoalan itu, sehingga apa yang menjadi harapan dari pihak Kabupaten Sintang untuk dapat mengelola sepenuhnya dua destinasi wisata tersebut dapat terealisasi.

“Tentu itu yang kita harapkan. Mudahan ada solusinya ke depan,” tutup Florensius Ronny. (Dil)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x