Rabu, 1 Februari 2023

Ribuan Suara Akan Hilang di Pemilu 2024 Kalau Tuntutan Masyarakat Serawai-Ambalau Tak Dipenuhi

9 Desember 2022

Anggota DPRD Sintang, Zulkarnain

 

SINTANG, DN – Sejak menyatakan sikap pada 25 November 2022 lalu terkait penolakan di kurangnya satu kursi Dapil Serawai-Ambalau pada Pemilu 2024 mendatang di Kantor KPU Sintang. Dan beberapa hari setelahnya masyarakat di dua kecamatan itu melakukan audiensi dengan DPRD Sintang, hingga saat ini belum ada jawaban perihal persoalan tersebut.

Menangapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Zulkarnain meminta, agar persoalan ini dapat segera diselesaikan, baik itu dari Pemerintah Daerah (Pemda) Sintang maupun KPU Sintang.

“Persoalan ini harus segera dituntaskan. Penolakan dari masyarakat Serawai dan Ambalau harus terpenuhi. Jangan sampai ada pengurangan satu kursi di Dapil Serawai Ambalau,” ujar Zulkarnain ditemui di Kantor DPRD setempat, belum lama ini.

Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini pun juga menuturkan, bahwa persoalan ini bukan hanya bicara soal pengurangan satu kursi saja. Tapi lebih dari itu, akan banyak masyarakat Serawai-Ambalau yang akan hilang hak suaranya apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

“Akan ada ribuan hak pilih masyarakat Serawai-Ambalau akan hilang pada Pemilu 2024 mendatang kalau tuntutan ini tidak dipenuhi. Maka dari itu, kita mendorong agar permasalahan ini segera dituntaskan,” ujar wakil rakyat Dapil Serawai-Ambalau ini.

Kehilangan hak suara kata Zulkarnain, diibaratkannya sama juga dengan kehilangan kewarganegaraan. Karena tidak punya kuasa untuk dapat memilih pemimpin yang tepat nantinya menurut mereka pada Pemilu 2024 mendatang.

“Seharusnya itu penting bagi mereka, agar kelak dapat memilih pemimpin negara ini yang menurut mereka masing-masing akan dapat membawa perubahan untuk Indonesia,” tuturnya.

Maka dari itu, Zulkarnain kembali menegaskan, agar persoalan ini dapat segera diselesaikan dan apa yang menjadi tuntutan masyarakat dapat dipenuhi.

“Kita yakin pemerintah juga sudah berupaya untuk mengatasi persoalan ini. Salah satunya dengan mendorong Kepala Desa (Kades) masing-masing yang ada di Serawai-Ambalau agar dapat membantu warganya mengurus Kartu Keluarga (KK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sintang. Tapi kita tetap berharap ada upaya lebih, sehingga persoalan ini dapat segera dituntaskan,” tutupnya. (Dil)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x