Rabu, 1 Februari 2023

Tindak Tegas Pengusaha Nakal yang Menimbun Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

10 Desember 2022

Anggota DPRD Sintang, Senen Maryono

 

SINTANG, DN – Pengusaha di Kabupaten Sintang diimbau agar tidak menimbun kebutuhan bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Agar tak menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat.

“Jangan sampai itu terjadi. Ada pengusaha yang dengan sengaja menimbun kebutuhan pokok masyarakat menjelang Nataru ini demi untuk mencari keuntungan yang lebih besar tanpa memikirkan kondisi ekonomi masyarakat,” ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono belum lama ini.

Bukan tak beralasan, sebab kata Senen kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih melemah pasca dihantam bencana Covid-19 beberapa tahun belakangan, ditambah lagi bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Maka dari itu, jangan lagi memberatkan masyarakat dengan menimbun kebutuhan pokok agar harga dijual melambung tinggi demi keuntungan semata.

“Sudah sering terjadi juga, setiap perayaan besar keagamaan, seperti Idul Fitri, Natal dan lain sebagainya, barang kebutuhan pokok sulit didapatkan, kalaupun ada terkadang harga melambung tinggi. Hal ini dikarenakan ada oknum pengusaha yang dengan sengaja menimbunnya. Maka dari itu, hal ini jangan sampai terjadi lagi,” terangnya.

Senen pun meminta, apabila ada oknum pengusaha yang kedapatan dengan sengaja melakukan penimbunan bahan pokok tersebut di Bumi Senentang ini, agar dapat ditindak tegas oleh instansi terkait.

“Kita harapkan instansi terkait juga harus bergerak cepat untuk mengantisipasi persoalan yang kerap terjadi setiap menjelang perayaan besar keagamaan ini, dengan melakukan sidak pasar dan lain sebagainya. Apabila ditemukan ada pengusaha yang nakal, tindak tegas segera,” pinta Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Memang diakui Senen, hingga saat ini belum ada gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok yang begitu signifikan menjelang Nataru. Tapi antisipasi dini sudah harus dilakukan oleh instansi terkait.

“Sebelum hal itu terjadi, harus ada antisipasi dini, jangan sampai sudah ada gejolak di masyarakat baru turun untuk menyelesaikan persoalannya. Pada intinya kita berharap saudara-saudara kita umat kristiani yang akan merayakan Natal dapat merayakannya tanpa beban karena harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi,” tutup Senen. (Dil)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x