Rabu, 1 Februari 2023

Tolak Pengurangan Satu Kursi Dapil Serawai-Ambalau, Rudy: Data Kependudukan Dikeluarkan Disdukcapil Tak Sesuai

25 November 2022

pernyataan sikap masyarakat Serawai-Ambalau di KPU Sintang, dibacakan oleh Rudy Andreyas

SINTANG, DN – Puluhan masyarakat Kecamatan Serawai dan Ambalau, mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang. Kedatangan mereka sebagai bentuk pernyataan sikap atas rencana pengurangan satu kursi DPRD Sintang Dapil Serawai-Ambalau pada Pemilu 2024 mendatang, Jumat 25 November 2022.

Pernyataan sikap tersebut turut dihadiri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Dapil Serawai-Ambalau, Rudy Andreyas yang merupakan salah satu koordinator masyarakat Serawai-Ambalau pada aksi penolakan rancangan pengurangan satu kursi tersebut. Serta perwakilan dari Disdukcapil Sintang.

Pada kesempatan itu Rudy Andreyas mengatakan, bahwa pihaknya menolak keras data kependudukan yang dikeluarkan oleh Disdukcapil Sintang, Kemendagri dan KPU. Bukan tak beralasan, menurutnya data yang dikeluarkan itu tidak valid dengan kondisi masyarakat di Serawai-Ambalau.

“Jadi tidak sesuai data yang dikeluarkan itu dengan laporan data kependudukan dari masing-masing desa di Kecamatan Serawai dan Ambalau. Makanya kita menolak adanya pengurangan kursi di Dapil Serawai-Ambalau,” ujar Rudy Andreyas saat membacakan pernyataan sikap masyarakat Serawai-Ambalau di depan Ketua KPU Sintang dan perwakilan Disdukcapil.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini juga menuturkan, bahwa kalau memang tetap terjadi pengurangan satu kursi di Dapil Serawai-Ambalau, maka masyarakat di sana mengancam tidak akan mengikuti proses tahapan Pemilu tahun 2024 mendatang. Bahkan, mereka juga mengancam akan keluar dari wilayah Kabupaten Sintang.

“Secara geografis, historis dan kultur Serawai-Ambalau lebih dekat dan identik dengan Kabupaten Melawi. Maka dari itu, dengan ini kami menyatakan akan keluar dari wilayah Kabupaten Sintang dan bergabung dengan Kabupaten Melawi kalau tetap dilakukan pengurangan satu kursi,” tegasnya saat membacakan isi pernyataan sikap tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Sintang, Karsinah mengatakan, rencana pengurangan satu kursi Dapil Serawai-Ambalau memang sudah diumumkan pihaknya. Namun ia kembali menegaskan, bahwa itu baru rencana.

“Rencana pengurangan itu dikarenakan penduduk di sana berkurang. Jadi  pengurangan itu berdasarkan data agregat kependudukan yang diserahkan Kemendagri ke KPU RI. Maka dari itu, setelah dihitung dan diakumulasikan, Serawai-Ambalau tidak bisa sampai 4 kursi. Sehingga menjadi 3 kursi saja,” terangnya.

Ditegaskannya, bahwa rancangan ini masih akan melalui beberapa proses, Diantaranya akan melalui proses masa tanggapan dan masukan masyarakat, setelah itu, dilakukan uji publik.

“Setelah itu dilalui semua baru dilakukan penghitungan yang akan disampaikan ke KPU RI. Setelah itu dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), baru nanti bisa ditetapkan rencana ini oleh KPU RI,” pungkasnya. (Dil)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x